Mirna Muska’s

March 31, 2006

Cape Banget

Filed under: Personal

Cape banget, deh….

Pagi ke Citos sekalian ngajak keponakan yang ibunya lagi jalan-jalan ke Bandung bareng temen-temen arisannya. Cuma main di Timezone, trus beli mainan, terakhir makan siang, tapi sampe rumah Mamah rasanya capeee banget. Pegelnya tuh dari punggung sampai ujung kaki belakang. Dibawa tiduran malah makin terasa pegelnya. Hamil belum 8 bulan, tapi rasanya lebih sering cape daripada waktu hamil kedua (yg waktu 8 bulan masih jalan-jalan ke Bandung & waktu 9 bulan masih ikutan workshop di Puncak). Nggak bisa tidur juga karena harus jagain empat anak balita yang lagi dalam masa heboh-hebohnya, karena kasian kalau semuanya dihandle mb Minah (makanya sebel banget ngeliat Ijal yg tidur dengan aman sentausa kayak nggak ada apa-apa, padahal gue gitu loo yang hamil, tapi kebutuhan tidurnya kayak dia yang ngurus anak-anak seharian dan hamil sembilan bulan :( ).

Udah 24 jam nih sejak jalan-jalan itu, tapi masih cape banget rasanya… Gue emang butuh uninterruptible sleep, nih, sekaliii aja… (udah kasih proposal tapi belum di-approve juga… :( ).

March 24, 2006

Perpanjang STNK

Filed under: Personal

Hari Selasa kemarin aku sama Ijal ke Komdak untuk perpanjang STNK. Selama ini perpanjangan  STNK diurus oleh agen, tapi setelah baca-baca cerita behwa urus STNK sendiri nggak begitu susah, aku jadi memberanikan diri ke Komdak. Ternyata memang nggak susah, tuh, ngantrinya aja agak lama (3 jam) karena aku baru sampe komdak jam 10.30 (ada yang cerita cuma antri 1.5 jam karena pas jam 8 pagi udah sampe Komdak).

Jadi prosesnya begini (setelah masuk gedung SAMSAT):

1.    Ke Loket 1a untuk antri ambil formulir STNK (perpanjangan, pembuatan baru, dsb).

2.    Isi formulir tersebut (bawa pulpen sendiri), lalu berikan ke Loket 1d bersama fotocopy & dokumen asli KTP, STNK, & BPKB. Setelah itu kita dapet nomor antrian.

3.    Kemudian di Loket 2 nomor antrian kita dipanggil (panggilnya nggak urut, jadi lebih baik tunggu aja dideket Loket 2, nggak usah kemana-mana), trus nanti kita dapet Surat Setoran Pajak Daerah (ada 2 lembar, warna biru & putih) yang isinya jumlah biaya STNK yang harus kita bayar.

4.    Setelah itu kita antri di Kasir (ada 3 kasir), trus bayar sejumlah uang tsb (ctt: di Komdak ada 1 ATM Bank DKI yang merupakan ATM Bersama). Surat Setoran Pajak Daerah yang kita punya akan di-cap lunas.

5.    Terakhir, kita tinggal ambil STNK kita. Cara ambilnya, petugas akan memanggil nama & alamat kita, jadi kita tinggal tunggu dipanggil aja (nggak perlu antri di depan loket). Jangan lupa, setelah bayar di kasir, kita kasih lembaran Surat Setoran Pajak Daerah yang warna biru ke petugas Loket Pengambilan STNK, karena berdasarkan kertas biru itu petugas akan memanggil kita.

Udah, deh, nggak ribet dan nggak dikerubutin calo. Dari langkah 1-4 sih nggak lama, cuma 1 jam, langkah ke-5 nya itu yang lama karena kepotong makan siang (mereka istirahat jam 12-13 tepat), dan ternyata pemanggilan dilakukan berdasarkan kertas biru (kita nunggu-nunggu dipanggil sambil kertas birunya dipegang sendiri aja, ya jadi nggak dipanggil-panggil).

Kantor SAMSAT itu letaknya di sebelah kanan kalau kita masuk Komdak dari SCBD (sebelah gedung Bank Mandiri Gatot Subroto). Gedungnya baru dan ber-AC. Jam kerjanya dari jam 8 – 15 (Sabtu juga buka, cuma aku lupa sampai jam berapa).

O iya, Wajib Uji Emisi masih belum berlaku, lho, baru akan berlaku 4 April. Satu lagi, di Kompas 21 Maret ada berita tentang Layanan STNK Keliling. Rencananya ada 5 pekan ujicoba mobil keliling ini dengan jadwal sbb.:

Pekan pertama, 13-18 Maret 2006, di Taman Fatahilah Jakarta Barat.
Pekan kedua, 20-25 Maret 2006, di depan Stadion Mentang, Jalan HOS Cokroaminoto, Jakarta Pusat.
Pekan ketiga, 27 Maret – 1 April 2006, di depan Mal Artha Gading, Jakarta Utara.
Pekan keempat, 3-8 April 2006, di depan Pasar Rawamangung, Jakarta Timur.
Pekan kelima, 10-15 April 2006, di halaman Kebon Binatang Ragunan, Jakarta Selatan.

Nomor telepon yang bisa dihubungi adalah:
021-7088-3322 Pelayanan SAMSAT Keliling
021-829-9444 atau SMS ke 1717 (TMC)
021-570-8037 atau 0816-900911 Radio Suara Metro

March 14, 2006

Kok Mama Kerja ?

Filed under: Hubby & Children

Jam 8 malam, di kamar Vilo-Algi waktu mereka mau tidur:

Vilo: “Mam, kok waktu Vilo masih kecil, Mama kerja sih ?“

Aku (kaget karena nggak ada angin nggak ada ujan dikasih pertanyaan kayak gitu): “Iya, Vil, karena dulu itu Mama memang harus kerja. Memangnya Vilo kenapa ?”.

Vilo: “Waktu itu kan Vilo tidurnya sama mbak Minah, trus Vilo nangis pengen sama Mama, trus Vilo telfon Mama eh malah tetep nangis.”

Dia ngomongnya biasa aja, nggak kedengeran menggugat, tampangnya juga biasa, nggak disedih-sedih-in.

Aku (tercekat): “Alhamdulillah sekarang Mama nggak usah pergi kerja lagi ya, di rumah terus nemenin Vilo.”

Vilo senyum sambil ngangguk, trus tidur…

Ya Allah Yang Maha Besar, mohon supaya aku nggak harus kerja kayak dulu lagi, sampai harus ninggalin anak-anak hampir di seluruh waktu mereka terjaga… Amin ya robbal alamin…                 

March 10, 2006

Langsing part 1

Filed under: Personal

Ini kejadian di awal tahun 2003.

Aku mulai diet karena setelah melahirkan Vilo bobotku masih berlebihan 10 kilo. Setelah Vilo 18 bulan kemarin, ASI ku asli abis…bis…., diperah nggak keluar lagi. Mungkin emang udah abis ‘kali, kan udah diperah sejak Vilo umur 2 bulan karena dia nggak mau nyusu langsung… emoticon. Karena udah nggak nyusuin, jadilah aku berniat menguruskan badanku lagi.

Rani yang pertama kasih tau tentang dr Rosanna, dokter akupuntur di daerah Kuningan, Jakarta Selatan. Aku dari berat 57 kg sekarang jadi 50 kg, dalam waktu 6 minggu (seminggu sekali aku akupuntur). Aku nggak ngerasa pusing atau apa, karena menurutku cara diet dr Rosanna itu alamiah, dia cuma bantu pakai akupuntur untuk ngebantu mengencangkan bagian tubuh yang agak kendur karena diet dan membantu memperlancar proses metabolisma tubuh. Garis besar konsep dietnya adalah model Food Combining nya Andang Gunawan, seperti zat pati bolehnya ketemu sayuran, nggak boleh ketemu daging. Kemudian daging boleh ketemu sayuran, buah dan sayur nggak boleh dimakan barengan, kudu ada jarak 2 jam antara makan yang satu dengan yang lainnya, dll. Berikut contoh jadwal makannya:

Pagi: Buah
Cemilan jam 10: Buah/juice tanpa gula
Siang: Sayur & Daging (ayam/sapi/ikan) atau Sayur & Nasi/Kentang/Zat Pati lainnya
Cemilan jam 4: Buah/juice tanpa gula
Malam: Buah

Aku ikutin jadwal makan itu, 2 minggu langsung turun 3 kg ! Nggak pusing lho, paling berasa laper aja karena kebiasaan makan banyak sebelum ini emoticon. Dr Rosanna ngasih pil untuk dimakan jam 9 & jam 16, yang gunanya untuk menahan lapar dan membantu metabolisma. Trus karena 2 minggu pertama aku udah bisa ikutin dietnya, pil aku dikurangin jadi 1 hari sekali. Di minggu keempat aku malah udah nggak minum pil karena udah terbiasa dengan dietnya. Manfaat yang aku rasain sekarang, selain lebih langsing, aku juga bisa pake lagi baju2 sebelum hamil (aku jadi keliatan lebih muda, deh, karena baju2 nya kan baju2 anak muda, sth hamil & melahirkan, bajunya lebih ke-emak-emak-an emoticon), dan porsi makan ku jadi lebih sedikit. Waktu hamil & menyusui kan porsi makanku banyak banget, susah gitu dikenyanginnya. Sekarang makan dikit aja udah kenyang, padahal nggak makan obat apa-apa.

Sebagai compliment, setiap weekend aku sedikit berbaik hati dengan makan biasa, pagi makan, siang makan, tapi malem nggak makan. Selain karena males makan malem, aku juga kepingin biarpun sesiangan makan banyak, pengaruhnya nggak terlalu banyak ke berat badanku.

Jenis makanan untuk setiap hari itu sebenernya bervariasi, nggak harus seperti jadwal di atas (dikasih daftar variasinya sama dr Rosanna), misalnya:

Pagi: kopi 1 gelas + gula 1 sdt ATAU juice buah tanpa gula ATAU telur rebus 1butir, dll.

Siang: Sayur + nasi 6 sendok ATAU gado-gado

Malam: Buah ATAU Sayur

Satu lagi, ada beberapa buah yang nggak boleh dimakan seperti: durian, melon, lengkeng, nangka, pisang, mangga. Buah yang boleh dimakan misalnya: apel, pir, pepaya, jeruk, dsb.

Trus dr Rosanna juga bilang, kalo memang nggak kuat nggak makan nasi, masih dibolehin makan pagi, ntar dikurangin jadi siang aja. Menurut aku, sih, saran2nya dia make-sense deh, nggak terlalu nyusahin gitu. Dulu sebelum diet, kalo aku bangun pagi nggak minum susu, pasti rasanya laperrrr banget. Padahal susu itu hanya sebagai ganjelan supaya bangun pagi nggak laper, nantinya sih tetep sarapan juga plus buah, belum termasuk cemilan jam 10 ;) . Tapi abis ikutan diet ala dr Rosanna ini, rasa laper aku udah mulai terkontrol, nggak gampang gelap mata gitu. . Apalagi suamiku ikut mendukung dengan bilang aku tambah cihuy, jadinya makin semangat deh…emoticon.

Oh iya, alamat dr Rosanna: Jl. Karet Pedurenan no 78, Kuningan, Jakarta Selatan, telp. 021-5252070 – 021-5256960. Jalannya ada di sebelah Gedung Sentra Mulia (seberang Pasar Festival). Kalo naik ojek, bilang aja ke arah Genteng Hijau (Perbanas) tapi bukan jalan pintas lewat tanah kosong gitu. Kalo bawa kendaraan sendiri, dari arah Gedung Sentra Mulia, di belokan kedua belok kanan, ikutin jalan nanti ada plang dr Rosanna di sebelah kanan jalan.

Ini jadwal prakteknya:
Senin - Rabu - Kamis – Sabtu: jam 06.30 - 19.00
Selasa: jam 14.00 - 19.00
Jum’at: jam 12.00 - 19.00

Aku biasanya datang hari kerja, sampai di tempat prakteknya jam 11.45, trus kira-kira jam 12.30 udah selesai. Satu lagi, kalo kita hamil/menyusui, dr Rosanna nggak ngebolehin kita ikut program pelangsingannya, karena bisa berefek ke air susunya. Makanya aku baru ikut pas udah selesai menyusui.

March 8, 2006

Vilo Lomba Komputer

Filed under: Hubby & Children

Weekend kemarin Vilo ikut lomba komputer tingkat TK di sekolahnya. Aku sempat agak nervous karena materi lomba yang dikasih adalah program komputer yg DOS-based, dimana aku aja rada-rada kagok waktu nyobain, apalagi selama ini kan Vilo main komputer yang WINDOWS-based, jadi betul-betul terlihat kesenjangannya. Tapi ternyata di sekolah Vilo terbiasa pakai program komputer itu, jadi tadinya mau aku ajarin pakai, ternyata dia malah udah lebih advance pakainya… ;-) .

Pas lomba, aku ikut masuk untuk nge-shoot pakai handycam. Yang diperlombakan adalah kecepatan memasangkan binatang dengan makanannya, jadi kalau satu pasang sudah selesai, harus cepat-cepat memasangkan binatang yang selanjutnya. Tapi Vilo, setiap kali berhasil memasangkan satu binatang, dia joget-joget sambil bilang yes & tangannya diangkat keatas. Belum lagi dia malah celingak-celinguk ngeliat ke temen di sebelahnya kalau udah selesai memasangkan 3 binatang. Trus saking hebohnya, dia sering salah pilih, maunya yang nomor 2 dari kanan, eh keterusan jadi nomor 3 dari kanan, dan nggak liat-liat lagi langsung tekan enter. Padahal kalau salah, permainan dimulai dari awal lagi, timer dan nilainya di-set jadi 0. Jadi deh waktu yang 15 menit nggak terasa udah abis, dan dia belum menyelesaikan 1 set permainan pun yang ‘cuma’ 3 menit… ;-) .

Seperti biasa, untuk setiap perlombaan yang Vilo ikut, aku nggak pernah memusingkan apakah dia juara atau enggak. Buat aku, Vilo mau ikut perlombaan aja aku udah seneng, buat memperkaya pengalaman dia. Tapi waktu pengumuman juara, nggak disangka dia kepingin banget punya piala. Tampangnya sedih banget waktu dia nggak dapet piala . Wah, wah, berarti udah mulai ada semangat kompetisi, nih. Alamat aku dan Ijal harus mulai memperkenalkan arti lebih serius konsep kalah menang. Biasanya kan dia nggak peduli tuh mau kalah atau menang, yg penting dia ikut rame-rame. Udah mulai gede nih anak gue… ;-) .

Makasih ya, Ma…

Filed under: Hubby & Children

Pagi ini Vilo sarapan Sandwich Badut, roti tawar isi daging cincang & keju. Udah bangun rada telat, eh tampangnya langsung nggak mood gitu waktu ngeliat sarapannya. Dia memang nggak begitu suka daging sapi, tapi aku pikir mumpung masih kecil aku bisa nge-push dia untuk terekspos ke semua makanan. Langsung aja aku tongkrongin dia sarapan, sambil nyolek-nyolek dia setiap kali mulutnya nggak ngunyah. Segala macem aku omongin waktu dia mulai terganggu dg colekan aku. Sambil dia nonton Franklin si kura-kura Brazil di Lativi, aku bilang bahwa aku nggak mau banget kalau dia sampai sakit karena nggak makan, trus betapa aku sayang sama dia makanya aku suruh-suruh dia abisin sarapannya. Waktu udah jam 7, waktunya dia mandi, eh dia bilang mau pup dulu… Duh, panik banget deh aku, karena takut jemputannya udah dateng… Aku mulai ngomel sebel gitu sama dia, and what I got in return ? Vilo bilang: “Makasih ya, Ma, Mama baik banget, deh, suruh-suruh Vilo makan supaya Vilo nggak sakit kayak waktu itu, Vilo nggak makan di sekolah jadi pusing dan panas sampai rumah”. Aku speechless… Apalagi waktu dia heran setelah itu aku minta maaf karena udah ngomelin dia, dia bilang: “Mama kan baik, nggak mau Vilo di neraka, maunya Vilo di surga aja sama Mama”. Duh… baik hati dan nggak penuh prasangka itu yang bikin nggak kuat…… *terharu emoticon

March 7, 2006

My Life

Filed under: Personal

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah SWT, yang Maha Besar, Maha Pemurah, Maha Mendengar, Maha segalanya…

Hampir satu tahun aku jadi SAHM (stay-at-home mom). Setelah kerja hampir 10 tahun, Allah SWT memberi aku kesempatan untuk lebih dekat secara fisik sama anak-anakku, Vilo (4 th, 8 bl) dan Algi (2 th, 1bl). Insya Allah yang ketiga bakal bergabung bulan Mei nanti… (‘kecelakaan’ yang menyenangkan sekaligus bikin deg-deg an karena aku dan Ijal nggak pernah planning punya anak lebih dari dua.. ;-) ). Bersyukur banget aku punya Ijal yang selalu mendukung aku sehingga rencana untuk jadi SAHM akhirnya bisa terlaksana. Bersyukur banget punya suami yang memaklumi kelemahan-kelemahan aku, menjadi tumpahan uneg-uneg, kebahagiaan, kesedihan, dan protes-protes aku, menjadi teman diskusi yang sangat toleran dan nggak cepat menyerah kalau aku udah ngambek ;-) , dan selalu membuat aku merasa menjadi orang yang penting buat hidupnya… Semoga aku juga bisa menjadi istri yang semenyenangkan itu buat Ijal…

Vilo – lengkapnya Vilo Azhar Muska. Kata ‘vilo’ nggak ada artinya, dulu waktu sebelum nikah aku sama Ijal suka ngomongin soal anak cowo yang bakal kita namain Vilo. Trus kalau kata ‘azhar’ diambil dari bahasa arab yang kurang lebih berarti ‘yang berseri, yang gemilang, yang menerangi sekelilingnya’. Vilo kadang kita panggil “uwo” karena sampai 2 tahun lebih dia membahasakan dirinya Uwo, bukan Vilo…

Vilo di TK-A sekarang. Vilo, alhamdulillah, sangat mandiri, berangkat-pulang sekolah naik jemputan sendiri, tidur sendiri (berdua adiknya, ding…), makan sendiri, pakai baju sendiri, dll. Dia juga punya sifat dasar yang baik hati, mudah berempati dan mudah akrab sama orang lain, suka ngebanyol, dan paling kuatir bikin aku atau Ijal sedih (menurut mertuaku, sifat kepribadiannya ini mirip banget Ijal waktu kecil). Dia juga abang yang baik buat adiknya. Walaupun masih suka rebutan mainan sama adiknya, tapi dia nggak pernah jail yang memang niat jail, dia suka nggak sadar aja kalau adiknya tuh masih kecil. Motorik kasarnya berkembang sangat pesat dibandingkan dengan kemampuan konsentrasi, motorik halus, dan bicaranya (dia udah bisa jalan sendiri umur 9 bulan, tapi baru bisa ngomong jelas dan lancar umur 3 tahun, dan langsung baweeelll banget sampe sekarang… ;-) ).

Algi – lengkapnya Algifari Izzan Muska. Kata ‘algifari’ diambil dari nama salah satu sahabat Rasulullah SAW yang mempelopori gerakan hidup hemat, sedangkan kata ‘izzan’ berarti “kepatuhan”. Algi punya panggilan sayang ‘oyong’, berasal dari kata sayang –> ayang –> oyong ;-) . Sekarang dia membahasakan dirinya ‘adi’ atau ‘oyon’, tergantung moodnya dia aja.

Insya Allah tahun ini Algi mulai sekolah playgroup kecil. Kemampuan bahasanya alhamdulillah berkembang dengan pesat. Sekarang ini dia sudah berbicara dengan lafal yang hampir jelas, menggabungkan beberapa kalimat (misalnya, Mama, Algi nggak mau main mobilan, maunya main pesawat terbang aja), dan bawelnya nggak ketulungan… ;-) . Dia sayang banget sama abangnya, keliatan kangennya kalau abangnya pulang sekolah atau bangun tidur, langsung deh dia peluk-peluk dan pamer-pamer (misalnya, Abang Vilo, coba liat Algi lagi apa …). Algi punya sifat yang hati-hati dan pemerhati yang baik. Kalau dihadapkan dengan sesuatu yang baru, dia biasanya memperhatikan dengan teliti dan mengingatnya dengan baik. Dia juga nggak mudah akrab sama orang atau lingkungan baru kalau belum dikenalnya. Sifatnya dasarnya juga sensitif, dari kecil nggak suka lihat adegan kekerasan (adegan ‘ikan makan ikan’ udah considering kekerasan menurut dia…;-)) dan yang heboh-heboh. Sifat seriusnya sedikit dilumeri oleh kekonyolan yang selalu dia liat dari Abangnya (mulai mengeluarkan suara-suara aneh, mempelesetkan kata-kata, atau joget-joget konyol), jadi deh dia keliatan lebih fun, nggak terlalu serius ;-) .

Untuk anak-anak kami, aku selalu berdoa, semoga mereka menjadi orang yang mempunyai hati yang cenderung hanya pada Allah SWT. Amin ya robbal alamin…






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham